Counter Marcel MLBB lagi jadi topik panas di Season 40, dan jujur aja ini salah satu momen langka di mana satu hero bisa bikin satu tim auto panik sebelum war dimulai. Marcel datang bukan cuma sebagai support biasa, tapi paket lengkap: tebal, ngeselin, dan punya ultimate yang bisa “pause dunia” sesuka hati.
Golden Hour miliknya bukan sekadar skill, ini kayak tombol “reset momentum” yang sering bikin team fight berubah 180 derajat. Lo lagi unggul? Sekali klik, semua beku. Timing berantakan, posisi kacau, dan tiba-tiba kalah war. Klasik.
Tapi seperti semua META yang terlalu nyaman di atas, selalu ada celah. Dan di sinilah peran counter Marcel MLBB jadi krusial. Di PLAYKAMI, kita udah lihat pola yang sama sejak era hero broken zaman dulu, selalu ada cara buat ngejatuhin “raja sementara”.
Counter Marcel MLBB: Kenapa Dia Terlihat Mustahil Dilawan?
Marcel itu bukan sekadar tank tebal atau support annoying. Dia kombinasi keduanya, ditambah crowd control yang sustain dan mobilitas yang nggak wajar untuk role-nya.
Masalah utamanya ada di:
- Efek Stasis AoE (Golden Hour) → semua kena freeze
- Durability tinggi → susah diburst
- Mobilitas + CC chain → susah disentuh
Makanya, banyak player salah kaprah. Mereka pikir cukup pakai hero damage tinggi. Padahal, tanpa mobilitas atau mekanisme counter CC, ya tetap jadi patung juga di dalam stasis.
Jadi, pendekatannya harus lebih strategis:
mobilitas, untargetable, atau bahkan “balikkan skill dia sendiri”.
Rekomendasi 5 Hero Counter Marcel
1. Lesley – Counter Dengan True Damage

Kalau Marcel itu tank hybrid tebal, Lesley datang dengan satu jawaban sederhana: true damage.
Lesley nggak peduli armor, nggak peduli scaling HP. Passive-nya langsung “skip” semua pertahanan Marcel.
Yang bikin dia makin ngeselin:
- Range jauh → aman dari inisiasi
- Invis + reposition → susah dikunci
- Damage konsisten → bukan burst sekali lewat
Lesley gak butuh masuk ke chaos team fight. Dia cukup main sabar, poke dari jauh, dan nunggu momen Marcel overcommit.
Dari pengamatan tim Playkami eSports, user Marcel biasanya paling gak nyaman kalo dapet lawan player Lesley yang disiplin positioning. Sekali salah langkah, HP-nya langsung “dicicil cicilan tetap”.
2. Valentina – “Copy Paste” Jadi Senjata

Ini dia counter paling “mind games”.
Valentina nggak cuma ngelawan Marcel, dia juga bisa jadi Marcel versi upgrade.
Dengan ultimate I Am You, dia bisa:
- Copy Golden Hour
- Balikin stasis ke tim lawan
- Tetap bebas gerak saat chaos terjadi
Secara macro play, ini bukan cuma counter, ini psychological warfare. Marcel jadi ragu buka war karena takut ultinya dipakai balik.
Lucunya, kadang fight berubah jadi “siapa duluan nge-freeze yang lain”. Lo tim Valentina atau tim ban aja sekalian? 😏
3. Valir – Anti Dive Sejak Dini

Valir itu bukan hero flashy, tapi menurut tim Playkami eSports dia adalah salah satu counter Marcel MLBB paling konsisten.
Kenapa?
- Knockback terus-menerus → Bikin Marcel susah masuk
- Zoning kuat → batasi ruang gerak
- Ultimate = semi-purify → bisa lepas dari stasis
Valir bukan hero flashy, tapi dia efektif. Marcel yang biasanya bebas masuk bakal dipaksa mikir dua kali.
Dan jujur aja, gak ada yang lebih ngeselin buat user Marcel selain di-push mundur tiap mau engage.
4. Hayabusa – Assassin Bayangan yang Nggak Bisa Ditangkap

Kalau lo lebih suka gaya main agresif, Hayabusa jawabannya.
Dengan mobilitas tinggi dan ultimate dia bisa:
- Untargetable saat Ougi: Shadow Kill
- Bisa masuk-keluar team fight tanpa kena stasis
- Fokus ke backline atau langsung Marcel
Timing adalah segalanya. Kalau lo masuk setelah Marcel buang skill, Hayabusa bisa langsung hapus backline atau bahkan Marcel itu sendiri.
Tapi ya… ini bukan hero buat main autopilot. Salah timing dikit, lo cuma jadi highlight TikTok musuh.
5. Kadita – Counter Anti CC

Kadita itu definisi “masuk, hancurin, keluar”.
Dengan skill set:
- Untargetable saat combo
- Burst damage tinggi
- Mobilitas fleksibel
Dia bisa masuk ke area Golden Hour tanpa takut, dan langsung target Marcel atau core lawan.
Kalau dieksekusi dengan benar, Kadita bisa bikin Marcel gak sempat “berfungsi” di war.
Game Tips Playkami: Jangan Cuma Andalkan Hero
Di PLAYKAMI, kita sering lihat satu kesalahan klasik: terlalu fokus ke pick hero, lupa ke eksekusi.
Padahal, lawan Marcel itu soal timing dan positioning:
1. Jangan Numpuk di Satu Titik
Golden Hour area-based. Lo gerombol = auto kena semua.
2. Paksa Marcel Buang Skill Duluan
Bait skill itu penting. Sekali ultinya keluar, fight jadi jauh lebih aman.
3. Gunakan Vision dan Map Awareness
Marcel kuat saat surprise engage. Kalau pergerakannya kebaca, impact-nya turun drastis.
Penutup
Marcel MLBB Season 40 memang terasa seperti “boss fight” di ranked. Tapi seperti semua hero OP sebelumnya, dia bukan tanpa celah.
Dengan pemilihan counter yang tepat, mulai dari Lesley sampai Kadita dan ditambah eksekusi yang disiplin, efek stasis yang tadinya menakutkan bisa berubah jadi sekadar gimmick.
Sekarang pertanyaannya simpel:
Lo lebih pilih adaptasi dan counter, atau ikut-ikutan ban tiap match?
Kalau punya pengalaman unik lawan Marcel atau nemu strategi nyeleneh yang works, drop comment di Situs PLAYKAMI. Siapa tahu, insight lo jadi meta berikutnya.
